informasi industri pabrik distilasi pirolisis limbah

Negara mana yang mempunyai jumlah ban bekas yang tinggi? Bagaimana cara mengelola sisa ban?

23 September 2025 15:09:21 Berita Industri Ngobrol daring Tinggalkan pesan

Karena meningkatnya penggunaan mobil dan aktivitas industri, jutaan ban menumpuk setiap tahunnya, menghabiskan banyak sumber daya lahan dan menolak degradasi alam. Bagi negara-negara yang menghadapi limbah ban dalam jumlah besar, pengelolaan yang efektif sangat penting untuk menghindari pencemaran lingkungan sekaligus membuka nilai ekonominya. Sebagai produsen peralatan pirolisis ban terkemuka, DOING menawarkan solusi yang telah terbukti untuk mengubah sisa ban menjadi sumber daya yang dapat digunakan. Di bawah ini, kami mengelompokkan negara-negara dengan produksi ban bekas yang tinggi dan cara MELAKUKAN peralatan pirolisis ban mengatasi masalah ini.

Negara mana yang mempunyai jumlah ban bekas yang tinggi?

Volume ban bekas sangat erat kaitannya dengan tiga faktor: tingkat kepemilikan kendaraan, aktivitas industri (misalnya logistik, pertambangan), dan jumlah penduduk. Negara dan wilayah berikut ini menonjol karena produksi ban bekasnya yang tinggi:

1.China: Urbanisasi yang pesat dan pertumbuhan logistik dan layanan pengiriman telah mendorong permintaan ban.

2.Amerika Serikat: Kepemilikan mobil yang tinggi, armada komersial yang besar (truk, bus), dan ketergantungan pada tempat pembuangan sampah menjadikan limbah ban sebagai masalah yang mendesak.

3.India & Indonesia: Meningkatnya kepemilikan mobil kelas menengah dan boomingnya pasar kendaraan roda dua (sepeda motor dan skuter, yang menggunakan ban lebih kecil namun memiliki umur lebih pendek) merupakan faktor pendorong utama.

4.EU: Jerman, Perancis, dan Italia menghasilkan limbah ban terbanyak setiap tahunnya. Larangan ketat terhadap TPA mendorong daur ulang, namun volume yang tinggi tetap memerlukan pemrosesan yang terukur.

5.Brazil: Sektor pertanian yang besar (menggunakan kendaraan pertanian dengan ban tugas berat) dan meningkatnya penggunaan otomotif perkotaan berkontribusi terhadap hal ini.

6.Afrika Selatan: Industri transportasi jalan raya Afrika Selatan menempati posisi penting di benua Afrika. Jumlah kendaraan bermotor terus bertambah, sehingga menghasilkan limbah ban juga meningkat.

Pengelolaan sisa banMELAKUKAN kasus mesin pirolisis sisa ban

Saat ini, negara-negara tersebut memiliki pasokan ban bekas yang signifikan dan terus bertambah, sehingga memerlukan solusi pengelolaan ban bekas yang tepat. Selain menetapkan dan menerapkan strategi daur ulang limbah ban yang komprehensif, sistem tanggung jawab rantai industri penuh, atau memberikan subsidi pemrosesan, kami juga merekomendasikan untuk meminimalkan dan memanfaatkan kembali limbah ban.

Metode tradisional (penimbunan, pembakaran) merusak lingkungan—tempat pembuangan sampah mengeluarkan racun, sedangkan pembakaran melepaskan polutan. Pirolisis ban adalah alternatif optimal: pirolisis ban menggunakan dekomposisi termal bebas oksigen (350–550°C) untuk mengubah sisa ban menjadi tiga produk bernilai tinggi: minyak pirolisis ban, karbon hitam, syngas. MELAKUKAN peralatan pirolisis ban mengoptimalkan proses ini untuk efisiensi dan kepatuhan.

Cara mengelola sisa ban:

1.Cara mengembangkan usaha pirolisis sisa ban

Langkah pertama: Anda harus mendapatkan sebidang tanah untuk meletakkan peralatan pirolisis ban. Lahan terbuka sudah mencukupi, namun bangunan tertutup dengan ketinggian yang sesuai lebih diutamakan.

Langkah ke-2: Informasikan DOING tentang standar lingkungan setempat di negara Anda dan dapatkan peralatan ramah lingkungan.

Langkah ke-3: Mendapatkan persetujuan dari pemerintah setempat.

Langkah terakhir: Beli dan instal MELAKUKAN peralatan pirolisis ban . Selama proses pemasangan peralatan, kami akan mengirimkan teknisi untuk melakukan commissioning dan uji coba operasi.

Cara daur ulang limbah banMELAKUKAN proses mesin pirolisis sisa ban

2.Cara mengoperasikan MELAKUKAN peralatan pirolisis ban

Makanan: Pengumpanan sisa ban dimasukkan ke dalam reaktor pirolisis yang tertutup rapat.

Pemanas: Memanaskan pirolisis hingga 350–550°C (tanpa oksigen), polimer karet terpecah menjadi uap hidrokarbon.

Pendinginan: Uap didinginkan dan dikondensasi menjadi bahan bakar cair (hasil 40–45%, nilai kalor 42–45 MJ/kg, dapat digunakan untuk boiler/generator)

Mengumpulkan: Karbon hitam (hasil 30–35%) untuk produksi karet/tinta, kawat baja (hasil 15%) untuk digunakan kembali. Gas yang tidak dapat terkondensasi (hasil 6%) dialihkan sebagai bahan bakar proses pemanasan.

Melalui teknologi pirolisis DOING, negara-negara seperti Tiongkok, AS, India, india, Jerman, Perancis, Italia, Brasil, Afrika Selatan, yang memiliki banyak sisa ban, tidak hanya dapat mengurangi polusi hitam ini namun juga menghasilkan bahan bakar alternatif dan sumber daya karbon hitam yang berharga, sehingga memperpanjang siklus hidup dan nilai keluaran dari limbah ban tersebut sekaligus mengurangi jejak karbonnya. Perusahaan Henan DOING kami telah membantu beberapa perusahaan internasional dalam membangun program manajemen daur ulang ban. Misalnya, satu 15 ton peralatan pirolisis ban dapat mengolah 5.475 ton limbah ban setiap tahunnya, menghasilkan 2.190 ton bahan bakar minyak, 1.642,5 ton karbon hitam, dan 821,25 ton kawat baja, menghasilkan keuntungan sekitar $1,3 juta. Hal ini menunjukkan manfaat lingkungan dan ekonomi yang signifikan.

MELAKUKAN mesin pirolisis sisa banMELAKUKAN analisis keuntungan mesin pirolisis sisa ban

Jika negara atau wilayah Anda menghadapi tantangan dalam pengelolaan ban bekas, MELAKUKAN peralatan pirolisis ban dapat membantu mengubah limbah ini menjadi sumber pendapatan. Hubungi tim kami hari ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang proyek kami, meminta penawaran harga khusus, atau menjadwalkan tur pabrik virtual.

Hubungi kami

HUBUNGI KAMI

Profesional·Layanan Satu Atap

Dapatkan solusi khusus dan penawaran menarik di sini: 8613526692320

Nama*

Negara*

Whatsapp/Telp*

E-mail*

Pertanyaan*

Data dilindungi dengan enkripsi

Tinggalkan pesan

  • Ngobrol daring
  • Pesan
  • Wechat wechat